Skip to main content

GrooveShark Online Lagi

GrooveShark adalah penyedia layanan streaming musik online. Banyak yang menggunakan layanan ini, namun sayang pengamanan GrooveShark (mungkin dibikin) kurang handal sehingga banyak orang dengan mudah mendownload lagu. Melalui aplikasi GrooveSquid, dengan mudah kita mendownload lagu.
GrooveShark.io

Setelah sekitar semingguan (sekira 30 April 2015), GrooveShark gak lagi bisa diakses. Padahal layanan ini telah benar-benar membantu para penggemar musik (termasuk yang nakal) untuk dengan mudah menikmati musik. Namun sayang, layanan yang telah berumur 8 tahun ini (berdiri sekira 2006), harus kalah setelah perjuangannya melawan industri musik yang merasa dirugikan dengan adanya layanan ini.
Benar GrooveShark sudah melanggar hak cipta, dan tidak sedikit pula konten dari GrooveShark yang ber-copyright yang bisa diakses dengan bebas. Permasalahan terbesar justeru dari grooveshark-nya sendiri yang sepertinya justeru memberikan kebebasan kepada pengguna untuk melakukan download. Atau setidaknya GrooveShark dengan sengaja membiarkan celah untuk melakukan download sehingga seakan menyediakan semacam kesempatan kepada pengguna untuk mendownload musik. Dengan adanya ini dengan mudah orang mendownload musik dengan menggunakan perangkat lunak semacam GrooveSquid. Dan untuk kesalahannya, sebagaimana disebutkan dalam halaman http://grooveshark.com, GrooveShark harus menghapus semua konten musik yang dimilikinya.
Namun, apakah GrooveShark telah ‘mati abadi’?
Ternyata tidak. Dengan nama sama, menempati tld lain, saat ini GrooveShark telah kembali online dengan tampilan yang masih begitu sederhana. Cuma apakah ini memang dari GrooveShark sendiri atau hanya dari group fan yang cukup bandel kurang diketahui, cuma memang diketahui mereka sempat melakukan backup terhadap 90% konten milik GrooveShark.
Dan GrooveShark yang baru ini sekarang telah menampilkan semacam disclaimer untuk melindungi diri dari peperangan dengan pemilik hak cipta. Meskipun ini mungkin tidak bisa membatasi DMCA, sehingga kita pun tidak tahu sampai kapan GrooveShark baru ini akan bertahan.

Popular posts from this blog

Replikasi PostgreSQL 9.0

PostgreSQL 9.0.x mungkin merupakan satu lompatan yang mampu menyejukkan 'kekeringan' para penggemar PostgreSQL akan satu fitur yang paling sangat dinantikan. Replikasi. Semenjak saya mulai keranjingan PostgreSQL pada tahun 2006, hal yang paling sering mengganggu adalah masalah replikasi data. Tak usahlah sampai ke active-active, active-passive pun terasa amat sulit mendapatkan pemecahannya. Memang teramat banyak pilihan replikasi untuk postgres, namun, ataghfirullah, reliability nya sangat-sangat rentan. Terutama bila dipegang oleh orang yang tidak terlalu menguasai. Sebut saja pgCluster, pgPool, sequoia, atau Slony. Hampir semua nyaris bikin frustasi, kecuali Slony. Hanya proses inisiasi Slony teramat-amat sangat ribet dan menghasilkan rieut yang sangat. Nah ribet, rieut inilah kemudian yang dicoba untuk dipangkas oleh Replikasi PostgreSQL 9.0. Streaming Replication Streaming Replication? Kenapa streaming? PostgresSQl 9.0.x memanfaatkan XLOG (pg_xlog) untuk melakukan ...

Superfish Menginjeksi Laman-Laman Google

Beberapa bulan lalu pengguna lenovo sempat dibuat gerah dengan penggunaan software superfish yang sengaja disisipkan oleh Lenovo. Penggunaan adware yang sebenarnya dimaksudkan untuk memudahkan pengguna yang suka berbelanja ternyata justeru menjadi duri dalam daging bagi pengguna. Adware ini, mampu membongkar enkripsi web pengguna komputer dan akhirnya membuat komputer yang bersangkutan menjadi rentan terhadap serangan cyber. Dan yang paling ‘menggemaskan’ adalah adware ini bisa menyuntikkan iklan-iklan yang tidak diinginkan (bahkan sering menampilkan gambar perempuan dengan pakaian minim) ketika pengguna membuka web apapun. Meskipun Lenovo telah berjanji untuk menghentikan penggunaan Superfish, namun ternyata bahaya masih mengintai para pengguna internet. Google sebagai peramban paling populer saat ini berpotensi menyebarkan Ad Injection melalui ekstensyen nya. Berdasar riset dari Google, 4% laman google telah di-inject oleh superfish dengan iklan-iklan yang gak jelas. Dan 5....

Konfigurasi Jaringan Dengan Snort IDS

Para Sedulur, kali ini saya mau mencoba sedikit menggambarkan konfigurasi Jaringan dengan menempatkan satu komputer sebagai pengawas.  Pengawas thok lho, bukan polisi.  Pokoknya cuma ngeliat, nyathet, dan nglaporken saja. Nggak lebih. Kalo pada tulisan percakapan saya sama temen saya terdahulu udah ngomongin bagaimana kita menginstall snort dengan barnyard2 dan snorby , maka saat ini saya mau bercerita tentang bagaimana menempatkan mesin yang telah kita install tersebut ke dalam jaringan kita.  Pada cerita saya kali ini, saya akan menggambarkan penempatan pada jaringan yang cukup besar saja.  Menengah, gitu.  Jadi gak terlalu besar tapi juga gak kecil.  Coba sedulur liat gambar berikut: Pada gambar di atas kita bisa lihat ada 1 managable switch dengan sekian VLAN yang setiap VLAN nya memungkinkan untuk dilebarkan ke 5 switch distribusi. Dan untuk router-nya kita menggunakan Mikrotik Router yang mendukung port mirroring (mis. Mikrotik RB750GL). Kunci...