Skip to main content

Bingungnya Puasa di Indonesia

Bukan hari rayanya yang bikin bingung, tapi pemerintahnya yang bikin bingung. Karena defaultnya Ramadhan tuh 29 hari, kalo gak terlihat bulan baru dibulatkan 30 hari. Nah di Indonesia ini udah bertahun-tahun Ramadhan selalu 30 hari (setidaknya yang masih ada dalam ingatan, 4 tahun berturut-turut). Apa yang salah di Indonesia? Kenapa di wilayah timur tengah selalu 29 hari dan 30 hari adalah kasus? Bahkan, tetangga kita Malaysia saja selalu 29 hari dan 30 hari adalah kasus. Untuk itu, dengan berserah diri kepada Allah SWT dan dengan alasan bahwa berpuasa pada hari raya adalah haram, serta keyakinanku bahwa beragama tidak dipengaruhi oleh posisi geografis kita dan harus terbebas dari kepentingan politik manapun, dengan tetap berserah diri kepada Allah, hari ini aku batalkan puasaku dan apabila memang perlu, Insya Allah aku akan berpuasa di lain hari.

http://www.detiknews.com/read/2011/08/29/234309/1713375/10/arab-saudi-juga-rayakan-idul-fitri-selasa-30-agustus?n991102605

http://www.detiknews.com/read/2011/08/29/230814/1713372/10/kbri-tokyo-gelar-salat-id-30-agustus?nd992203605

http://www.detiknews.com/read/2011/08/29/221722/1713368/10/malaysia-rayakan-idul-fitri-besok?nd992203605

http://nasional.kompas.com/read/2011/08/29/21220098/Lebaran.di.Malaysia.pada.Hari.Selasa.30.Agustus

Popular posts from this blog

Awal Perjalanan

Jalan di dusun Pedhudutan pagi ini masih sangat sepi. Meskipun adzan Shubuh telah berkumandang, dan jama’ah Shubuh telah kembali dari langgar, namun aktifitas penduduk masih belum terlihat bergeliat. Hanya beberapa penduduk yang terlihat telah mendahului pergi ke pasar menjemput pagi. Menjemput rezeki pagi ini. Wadasputih, lintasan pegunungan yang melingkupi dusun Pohkumbang, masih nampak hitam di ujung timur seakan mencanda mentari agar tetap dalam peraduannya meski semburat tangan sinarnya telah menggapai awan yang masih malas-malasan di atas sana. Padepokan Gagak Wulung, pagi ini, terasa sangat sepi. Tidak seperti hari-hari sebelumnya. Tidak ada suara cantrik mengalunkan pesan-pesan ilahi, maupun yang gladen, olah kanuragan. Bahkan dapur-dapur padepokan yang biasanya diisi oleh para simbok, istri-istri cantrik senior maupun para cantrik perempuan, pagi ini sepi. Hanya ada sedikit sisa asap pedhangan bekas menanak nasi tadi, sebelum subuhan. Semua cantrik berkumpul di depan pendo...

Analisis Interaktif Kerentanan PHP

Dasbor Analisis Kerentanan PHP 2025 Analisis Interaktif Kerentanan PHP CVE-2025-1735 (pgsql) & CVE-2025-6491 (SOAP) CVE-2025-1735 CVE-2025-6491 Ringkasan CVE-2025-1735: Ekstensi `pgsql` Kerentanan ini berasal dari penanganan kesalahan yang tidak memadai dalam ekstensi PostgreSQL PHP, yang berpotensi menyebabkan Injeksi SQL dan Penolakan Layanan (DoS). Bagian ini memvisualisasikan data kunci untuk memahami risikonya. Detail Kerentanan ...

Bincang Ringan, Misi Kristen dan Dakwah Islam (I)

Dalam sebuah diskusi dengan santri saya mengajukan pertanyaan, "Bolehkah orang Kristen menyiarkan agamanya ke orang Islam ?" Serentak mereka menjawab "Tidak boleh". Kemudian saya mengajukan pertanyaan susulan, "Rekan-rekan santri senang tidak, kalau ada orang yang masuk Islam karena didakwahi oleh Koh Hany," dan secara serempak juga mereka menjawab "Tentu senang ustadz." Kontan saya timpali, lha kok nggak adil, orang Kristen nggak boleh menyiarkan agama ke umat Islam, sementara umat Islam boleh mendakwahi orang Kristen. Saya jadi ingat kutipan dari Syaikh Ali Mahfuzh, guru besar Ilmu Da'wah wal Irsyad, Anggota Majelis Ulama dan Pembina Ilmu Dakwah pada Universitas Al Azhar dalam bukunya Widji Saksono, Mengislamkan Jawa, terbitan Mizan tahun 1995. "Barangsiapa memperhatikan dengan seksama, tahulah ia bahwa sesungguhnya dakwah kepada Allah itu adalah sendi kehidupan suatu agama, pangkal syi'ar suatu kepercayaan. Syahdan pad...