Skip to main content

Masih Tentang Shellshock Bash, OpenVPN Rawan Banget Katanya Bro!!! (Bener gak Sih?)

Buset, ini tema bener-bener bikin geger.  Banyak postingan di komunitas-komunitas pengamanan informasi.  Yang terakhir yang cukup bikin sedikit terhenyak itu, katanya OpenVPN itu katanya rawan ditumpangi gara-gara celah shellshock. Wadaw.....! Untung! Lha kok untung? Ya, karena kita gak make OpenVPN.  Tapi kasian banget ya..., udah pun pernah digoncang sama HeartBleed, sekarang kena lagi Shellshock. Wataw....!

Trus ngomong-ngomong, gimana tuh ceritanya, kok OpenVPN bisa dianggep rawan? Ceritanya begini nih, mister Fredrick Stromberg cofounder dari Mullvad, sebuah perusahaan di Swedia bilang kalo OpenVPN ntuh bisa disusupin sama heker lewat bolongan yang namanya shellshock ini.

Mister Stromberg ni bilang, serangan kepada OpenVPN bisa menjadi sangat serius karena terjadi pada saat pre-otentikasi, sehingga membuat komunikasi yang seharusnya aman menjadi berisiko,  Nah lo....

"OpenVPN memiliki sejumlah pilihan konfigurasi yang dapat menjalankan perintah buatan sendiri (custom command), pada beberapa tahap dari sesi tunnel. Beberapa dari perintah ini dijalankan melalui beberapa environment variabel.  Dan beberapa diantaranya bisa dikontrol oleh client," kata mister Stromberg, "Satu opsi yang digunakan untuk mengotentikasi username+password adalah 'auth-user-pass-verify.' Apabila script yang menjalankannya menggunakan shel yang bolong, dengan mudah client akan mengirimkan exploit dan payload dengan melakukan setting username."  Waw.....! Dahsyat!!!

Tapi bro Gert Doering, mewakili komunitas opensource OpenVPN menyatakan bahka lobang ini bisa dengan mudah ditangani (sementara mungkin) dengan tidak menggunakan BASH.  Sebaiknya default shell menggunakan '/bin/sh' dan bukan '/bin/bash'.

"Apa yang anda perlu lakukan dari sudut pandang OpenVPN adalah meyakinkan bahwa anda tidak lagi menggunakan versi 2.2.x, dan kemudian jangan jalankan script menggunakan bash ("#!/bin/bash") tapi gunakan shell yang lebih baik dalam penggunaan script, seperti ash/dash," kata bro Doering. "Juga, selalu gunakan client certificate sebagai username verification script yang mana vektor serangan hanya akan berjalan setelah berlaukan verifikasi client certificate yang berhasil. Dan pastinya, jangan lupa meng-update system anda secara teratur."



Popular posts from this blog

Replikasi PostgreSQL 9.0

PostgreSQL 9.0.x mungkin merupakan satu lompatan yang mampu menyejukkan 'kekeringan' para penggemar PostgreSQL akan satu fitur yang paling sangat dinantikan. Replikasi. Semenjak saya mulai keranjingan PostgreSQL pada tahun 2006, hal yang paling sering mengganggu adalah masalah replikasi data. Tak usahlah sampai ke active-active, active-passive pun terasa amat sulit mendapatkan pemecahannya. Memang teramat banyak pilihan replikasi untuk postgres, namun, ataghfirullah, reliability nya sangat-sangat rentan. Terutama bila dipegang oleh orang yang tidak terlalu menguasai. Sebut saja pgCluster, pgPool, sequoia, atau Slony. Hampir semua nyaris bikin frustasi, kecuali Slony. Hanya proses inisiasi Slony teramat-amat sangat ribet dan menghasilkan rieut yang sangat. Nah ribet, rieut inilah kemudian yang dicoba untuk dipangkas oleh Replikasi PostgreSQL 9.0. Streaming Replication Streaming Replication? Kenapa streaming? PostgresSQl 9.0.x memanfaatkan XLOG (pg_xlog) untuk melakukan ...

Superfish Menginjeksi Laman-Laman Google

Beberapa bulan lalu pengguna lenovo sempat dibuat gerah dengan penggunaan software superfish yang sengaja disisipkan oleh Lenovo. Penggunaan adware yang sebenarnya dimaksudkan untuk memudahkan pengguna yang suka berbelanja ternyata justeru menjadi duri dalam daging bagi pengguna. Adware ini, mampu membongkar enkripsi web pengguna komputer dan akhirnya membuat komputer yang bersangkutan menjadi rentan terhadap serangan cyber. Dan yang paling ‘menggemaskan’ adalah adware ini bisa menyuntikkan iklan-iklan yang tidak diinginkan (bahkan sering menampilkan gambar perempuan dengan pakaian minim) ketika pengguna membuka web apapun. Meskipun Lenovo telah berjanji untuk menghentikan penggunaan Superfish, namun ternyata bahaya masih mengintai para pengguna internet. Google sebagai peramban paling populer saat ini berpotensi menyebarkan Ad Injection melalui ekstensyen nya. Berdasar riset dari Google, 4% laman google telah di-inject oleh superfish dengan iklan-iklan yang gak jelas. Dan 5....

Bincang Ringan, Misi Kristen dan Dakwah Islam (I)

Dalam sebuah diskusi dengan santri saya mengajukan pertanyaan, "Bolehkah orang Kristen menyiarkan agamanya ke orang Islam ?" Serentak mereka menjawab "Tidak boleh". Kemudian saya mengajukan pertanyaan susulan, "Rekan-rekan santri senang tidak, kalau ada orang yang masuk Islam karena didakwahi oleh Koh Hany," dan secara serempak juga mereka menjawab "Tentu senang ustadz." Kontan saya timpali, lha kok nggak adil, orang Kristen nggak boleh menyiarkan agama ke umat Islam, sementara umat Islam boleh mendakwahi orang Kristen. Saya jadi ingat kutipan dari Syaikh Ali Mahfuzh, guru besar Ilmu Da'wah wal Irsyad, Anggota Majelis Ulama dan Pembina Ilmu Dakwah pada Universitas Al Azhar dalam bukunya Widji Saksono, Mengislamkan Jawa, terbitan Mizan tahun 1995. "Barangsiapa memperhatikan dengan seksama, tahulah ia bahwa sesungguhnya dakwah kepada Allah itu adalah sendi kehidupan suatu agama, pangkal syi'ar suatu kepercayaan. Syahdan pad...