Skip to main content

Jamuran

Jamuran
Ingat jaman masih kanak-kanak di kampung dulu, setiap bulan purnama selalu kami bermain di luar rumah.  Menikmati indahnya terang bulan purnama sambil melakukan permainan bocah (dolanan bocah).  Dolanan bocah yang umum dilakukan saat bulan purnama adalah jamuran. Ini adalah permainan yang seru kala itu. Sambil bercanda dan tertawa-tawa dalam suasana yang riang dan lepas.  Suasana kekanakan yang sangat membahagiakan. Ah... tak melamun dulu mengenang masa itu............

Aturan bermainan jamuran sangat sederhana.  Permainan ini biasanya diikuti oleh 6 orang atau lebih. Jika 6 orang maka 1 orang berdiri di tengah dan 5 orang sambil bergandengan tangan membentuk lingkaran memutari si satu orang tadi.  Menentukan siapa yang berdiri di tengah dilakukan dengan hom-pim-pah  dan ping-sut sampai mendapatkan satu yang paling kalah/jadi.
Setelah mendapatkan yang jadi, maka 5 orang lain membentuk lingkaran sambil berputar menyanyikan lagu

jamuran jamuran
yo gé géthok
jamur opo
yo gé géthok
jamur gajih mbejijih sa oro oro
siro badhé jamur opo

Setelah menyanyikan lagu itu, lingkaran berhenti sambil menanyakan kepada yang jadi

hayo jamur opo?

Yang jadi harus menjawab dengan jawaban semau dia.  Misal,

Jamur kethék

Jawaban ini kemudian dipraktekkan oleh peserta yang membuat lingkaran dengan meniru gerak-gerik  kethek (monyet).  Apabila ada yang gagal menirukan, maka yang gagal itu kemudian harus berdiri di tengah (jadi).  Pada saat menirukan gerakan inilah maka terjadi suasana yang paling menggembirakan.  Semua tertawa senang.

Ya.... Masa kecil memang membahagiakan.

Popular posts from this blog

Snort dan Suricata IDPS

Sugeng pagi, Mas! Pagi, gimana kabarnya? Baik, Mas. Gini, Mas! Saya lagi pusing ngurusin jaringan di kantor. Pusing kenapa? Itu lo, Mas, virus tau-tau nongol tanpa permisi.  Bikin jaringan jadi lemot. Yang lebih repotnnya lagi, kita gak tau dari sebelah mana penyebarannya. Lah, gitu aja kok pusing.  Kamu punya alat monitoring macem IDS gak? Apa itu IDS, Mas? IDS itu, singkatan coro londo Intrussion Detection System.  Maksudnya sistem buat mendeteksi aktifitas penyusupan. La, itu kan bukan antivirus, Mas! Lagian mana ada sih yang nyusup di kantor saya.  Apalagi kantor banyakan mainnya di jaringan private. La ini, yang salah! Jangan beranggapan bahwa setiap penyusupan itu datangnya dari luar. Ancaman kebocoran itu paling besar justeru datangnya dari dalam. Dan satu hal lagi penyusupan tidak harus terjadi dalam satu saat.  Seperti proses penyusupan yang dilakukan dengan menggunakan kuda trojan.  Para penyusup justeru anteng dulu di dalam kuda trojan....

Null Allowed dan PK di Sybase ASE

Ha ha ha ha... Setelah nginep (eh nginep nggak dong la wong gak tidur) semaleman buat migrasi data, aku dapet PR baru. Menyempurnakan tool yang aku bikin. Ya harus disempurnakan la wong jalannya masih geyal-geyol. Hi hi hi hi. Hari ini, aku mencoba untuk membuat satu routine buat mengekstrak DDL bukan lewat tool yang dah ada dari Sybase, tapi murni bikinanku sendiri. Setelah tengok sana tengok sini make matanya Oom Google, akhirnya bisa terbentuk juga query dasar buat ekstrak DDL. Tapi masalah kemudian adalah menentukan suatu kolom masuk ke PK dan kemudian apakah suatu kolom itu nullallowed. Ternyata kunci untuk masuk ke PK ada di system table yang namanya 'sysindexes' dan untuk null allowed karena mengacu ke kolom ada di syscolumns. Check ini ada di kolom status dari syscolumns. Kondisi untuk check adalah 'status & 8' jika menhasilkan lebih besar dari 0 maka dia null allowed jika sama dengan 0 maka dia not null. Kemudian untuk masuk ke pk atau tidak checknya ...

Bincang Ringan, Misi Kristen dan Dakwah Islam (I)

Dalam sebuah diskusi dengan santri saya mengajukan pertanyaan, "Bolehkah orang Kristen menyiarkan agamanya ke orang Islam ?" Serentak mereka menjawab "Tidak boleh". Kemudian saya mengajukan pertanyaan susulan, "Rekan-rekan santri senang tidak, kalau ada orang yang masuk Islam karena didakwahi oleh Koh Hany," dan secara serempak juga mereka menjawab "Tentu senang ustadz." Kontan saya timpali, lha kok nggak adil, orang Kristen nggak boleh menyiarkan agama ke umat Islam, sementara umat Islam boleh mendakwahi orang Kristen. Saya jadi ingat kutipan dari Syaikh Ali Mahfuzh, guru besar Ilmu Da'wah wal Irsyad, Anggota Majelis Ulama dan Pembina Ilmu Dakwah pada Universitas Al Azhar dalam bukunya Widji Saksono, Mengislamkan Jawa, terbitan Mizan tahun 1995. "Barangsiapa memperhatikan dengan seksama, tahulah ia bahwa sesungguhnya dakwah kepada Allah itu adalah sendi kehidupan suatu agama, pangkal syi'ar suatu kepercayaan. Syahdan pad...