Skip to main content

Monitor Penggunaan Bandwidth local Komputer dengan "iftop"

Bagi para pengguna linux, aplikasi command line semacam 'top' mungkin sudah faham bahwa top adalah aplikasi untuk memonitor penggunaan resource memory, space hardisk, dan cpu secara real time.
Tampilan layar 'top'
Bagi pengguna AIX mungkin juga sudah terbiasa dengan penggunaan 'topas' yang secara umum mempunyai fungsi yang sama dengan 'top'.  Cuma mungkin 'topas' lebih lengkap secara presentasi dibanding 'top'.  Satu hal yang mungkin sangat berbeda dengan 'top', 'topas' telah menyajikan statistik real time untuk penggunaan resource jaringan.
Tampilan layar 'topas'
Maka, bila dengan AIX kita bisa melakukan monitoring terhadap penggunaan resource jaringan secara real time, maka bagaimana dengan linux?

Linux khususnya fedora dan debian, talah mempunyai aplikasi command line untuk memonitor jaringan secara real time.  Untuk Ubuntu (varian debian), aplikasi ini tidak secara default terinstall.  Agar kita bisa menggunakan aplikasi ini kita bisa menjalankan:

saya@mesinsaya:~$sudo apt-get install iftop

Setelah aplikasi terinstall ke komputer kita bisa melakukan real time monitoring terhadap resource jaringan kita dengan menjalankan

saya@mesinsaya:~$sudo iftop

Layar iftop dengan menampilkan port
Untuk menyembunyikan dan menampilkan port bisa dilakukan dengan "S" untuk source dan "D" untuk destination. Sementara "s" (huruf kecil) untuk menyembunyikan source address, dan "d" huruf kecil untuk menyembunyikan destination address.
Untuk menjalankan iftop dengan hanya menampilkan ip-nya saja, kita bisa jalankan dengan perintah:

saya@mesinsaya:~$sudo iftop -n

iftop dengan hanya ip address saja

OK, sekarang kita bisa melakukan monitoring terhadap resource jaringan kita dengan menggunakan iftop.

Popular posts from this blog

Snort dan Suricata IDPS

Sugeng pagi, Mas! Pagi, gimana kabarnya? Baik, Mas. Gini, Mas! Saya lagi pusing ngurusin jaringan di kantor. Pusing kenapa? Itu lo, Mas, virus tau-tau nongol tanpa permisi.  Bikin jaringan jadi lemot. Yang lebih repotnnya lagi, kita gak tau dari sebelah mana penyebarannya. Lah, gitu aja kok pusing.  Kamu punya alat monitoring macem IDS gak? Apa itu IDS, Mas? IDS itu, singkatan coro londo Intrussion Detection System.  Maksudnya sistem buat mendeteksi aktifitas penyusupan. La, itu kan bukan antivirus, Mas! Lagian mana ada sih yang nyusup di kantor saya.  Apalagi kantor banyakan mainnya di jaringan private. La ini, yang salah! Jangan beranggapan bahwa setiap penyusupan itu datangnya dari luar. Ancaman kebocoran itu paling besar justeru datangnya dari dalam. Dan satu hal lagi penyusupan tidak harus terjadi dalam satu saat.  Seperti proses penyusupan yang dilakukan dengan menggunakan kuda trojan.  Para penyusup justeru anteng dulu di dalam kuda trojan....

Null Allowed dan PK di Sybase ASE

Ha ha ha ha... Setelah nginep (eh nginep nggak dong la wong gak tidur) semaleman buat migrasi data, aku dapet PR baru. Menyempurnakan tool yang aku bikin. Ya harus disempurnakan la wong jalannya masih geyal-geyol. Hi hi hi hi. Hari ini, aku mencoba untuk membuat satu routine buat mengekstrak DDL bukan lewat tool yang dah ada dari Sybase, tapi murni bikinanku sendiri. Setelah tengok sana tengok sini make matanya Oom Google, akhirnya bisa terbentuk juga query dasar buat ekstrak DDL. Tapi masalah kemudian adalah menentukan suatu kolom masuk ke PK dan kemudian apakah suatu kolom itu nullallowed. Ternyata kunci untuk masuk ke PK ada di system table yang namanya 'sysindexes' dan untuk null allowed karena mengacu ke kolom ada di syscolumns. Check ini ada di kolom status dari syscolumns. Kondisi untuk check adalah 'status & 8' jika menhasilkan lebih besar dari 0 maka dia null allowed jika sama dengan 0 maka dia not null. Kemudian untuk masuk ke pk atau tidak checknya ...

Bincang Ringan, Misi Kristen dan Dakwah Islam (I)

Dalam sebuah diskusi dengan santri saya mengajukan pertanyaan, "Bolehkah orang Kristen menyiarkan agamanya ke orang Islam ?" Serentak mereka menjawab "Tidak boleh". Kemudian saya mengajukan pertanyaan susulan, "Rekan-rekan santri senang tidak, kalau ada orang yang masuk Islam karena didakwahi oleh Koh Hany," dan secara serempak juga mereka menjawab "Tentu senang ustadz." Kontan saya timpali, lha kok nggak adil, orang Kristen nggak boleh menyiarkan agama ke umat Islam, sementara umat Islam boleh mendakwahi orang Kristen. Saya jadi ingat kutipan dari Syaikh Ali Mahfuzh, guru besar Ilmu Da'wah wal Irsyad, Anggota Majelis Ulama dan Pembina Ilmu Dakwah pada Universitas Al Azhar dalam bukunya Widji Saksono, Mengislamkan Jawa, terbitan Mizan tahun 1995. "Barangsiapa memperhatikan dengan seksama, tahulah ia bahwa sesungguhnya dakwah kepada Allah itu adalah sendi kehidupan suatu agama, pangkal syi'ar suatu kepercayaan. Syahdan pad...