Skip to main content

Posts

Li-Fi, Transfer Jaringan Internet Lewat Cahaya

Para ilmuwan baru-baru ini meneliti bahwa gelombang cahaya sangat baik untuk mentransfer berbagai jenis informasi. Modul cahaya BeamCaster dapat mentransfer data pada kecepatan 1,25 gigabyte per detik. Foto: Shutterstock Harald Haas, seorang profesor di Edinburgh University, memprakarsai teknologi Li-Fi ketika ia sukses mendemonstrasikan sebuah prototipe alat yang dapat mentransfer informasi menggunakan radiasi LED tiga tahun lalu. Ia bahkan membuat perusahaan untuk menjual solusi berbasis Li-Fi. Li-Fi memiliki keunikan karena menciptakan sebuah kode biner digital dengan pancaran sinar, sedangkan Wi-Fi mengirimkan data menggunakan gelombang radio. Perusahaan Rusia Stins Coman menciptakan Li-Fi, sebuah jaringan komunikasi kasat mata yang menggunakan cahaya dari dioda pemancar cahaya (LED) untuk menciptakan jaringan internet. Ciptaan tersebut telah dijual di AS, Israel, Tiongkok, dan negara-negara lain. Pada April 2014, perusahaan Rusia Stins Coman mengumumkan telah mengembangkan...

Sugeng Enjing Kanjeng Nabi ((Retouch Tulisan Lama))

( Arif Wibowo ) “Sudahlah rif, sepertinya semua upaya telah aku lakukan, namun mengapa sekedar sapa dari Nya tak pernah kudapatkan,” sambil dibantingkan tubuh setengah tambunnya itu ke kasur tipis ala Palembang yang banyak di jual di pinggir jalan. Saya sendiri sambil membayangkan...ngek...pasti tulang iganya memaki, karena mendarat di bantalan padat. Namun itu semua tertutup oleh kegalauan yang terlihat sangat dalam. “Bayangkan rif, setelah aneka teori dialektika itu kudapatkan, pikiranku kini mulai mengajak ingkar pada Nya, tinggal benteng emosionalku yang tersisa, sebab ketika kecil aku akrab semua cerita tentang Nya. Aku sudah malas sholat, tapi jiwaku menolaknya, salahkah jika pada saat kristis seperti ini aku mengharapkan sapa Nya, langsung dari Nya, sehingga bisa kutanggalkan semua racun yang sudah terlanjur bersarang di pikiran.” Aku hanya bisa mengangguk-angguk, tak biasanya teman main ceki ku ini begitu serius pembicaraannya. Susahnya lagi, mengapa pertanyaan yang sehar...

Atas Nama Pemberadaban (dan Investasi ?)

Sudah sejak 3.000 tahun sebelum Masehi, bangsa Dravida, sebuah bangsa yang berkulit hitam mendiami Lembah Sungai Indus yang subur di India. Jumlah mereka tak sedikit, diperkirakan 100 juta jiwa (1). Komunalitas, harmoni dan keselarasan dengan alam, yang menjadi ciri khas ras kulit berwarna yang juga para petani itu, tiba-tiba harus terusik. Bahkan kemudian tersingkir. Ketika Bangsa Arya, yang datang melalui Pas Kaibar dari stepa Kaukasia yang sudah mereka tinggali sejak 4.500 tahun sebelum Masehi. Bangsa Arya, kaum penggembala yang sederhana dan suka kedamaian itu mulai berubah, ketika di sekitar 1.500 tahun sebelum Masehi mereka berhasil menaklukkan kuda padang stepa dan mengikatkannya pada kereta, mereka mengalami kenyamanan mobilitas. Alat tansportasi itu mereka padukan dengan ilmu persenjataan yang mereka dapat dari orang-orang Armenia. Dengan peralatan perang yang bisa bergerak cepat itu, mereka bisa melakukan serangan kilat kepada para tetangga dan mencuri ternak serta tanam...

Heartbeat Oh Heartbleed, Fixing Heartbleed pada Ubuntu 12.0.4

Kadang kita memang sering lengah dengan apa yang tengah terjadi. Oleh karena itulah maka dibilang bahwa silaturahmi itu memanjangkan umur.  Kenapa? Karena dengan silaturahmi itu maka ada proses saling mengingatkan.  Bayangkan bila ada orang yang sukanya sendiri, ngumpet, gak mau ketemuan sama orang lain sama sekali.  Masih mending bila dalam ngumpetnya itu dia melakukan interaksi sosial dengan menggunakan media daring (da-lam ja-ring-an), atau sekarang lebih sering disebut socmed (social media).  Saling mengingatkan dari jarak yang cukup jauh dan sangat jauh masih bisa terjadi. Kali ini aku mengalami sendiri.  Betapa tidak, heartbleed yang awalnya aku cuma baca banyak mengancam gadget android sehingga dalam hati ada helaan 'hhh biar saja berarti gak bakal ngancam server-server piaraanku!' Tapi, waww!!! Ternyata bukan itu masalahnya.  Bukan masalah di devicenya dan maupun OS nya. Tapi masalahnya pada library pengamanan yang dipakai.  Pfffh.... OpenS...

Membaca Yaasiin untuk Orang yang Mau Meninggal, Bolehkah?

(Ilustrasu, courtesy Republika Penerbit) REPUBLIKAPENERBIT, -- Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai seseorang berada dalam keadaan sakaratul maut. Tidak sedikit dalam keadaan seperti itu, sanak keluarga akan men-talqin dengan kalimat syahadat. Harapannya, jika Allah SWT berkehendak mengambil nyawa orang tersebut, kalimat tauhid menjadi ucapan terakhir. Namun, tak jarang anggota keluarga berinisiatif membacakan surah Yaasiin. Benarkah dengan dibacakan surah Yasiin akan meringankan proses sakaratul maut? Para ulama berbeda pendapat dalam menyikapi hal ini. Titik perbedaan pendapat ada pada tingkatan hadis yang digunakan sebagai hujah amalan tersebut. Hadis yang dimaksud adalah dari Ma'qil bin Yasar RA ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Yaasiin adalah jantungnya Alquran. Tidak dibaca oleh seseorang yang menghendaki Allah dan negeri akhirat, melainkan diberikan ampunan baginya. Untuk itu, bacalah ia atas orang-orang yang hendak meninggal di antara kalian." (...

Jokowi-Dahlan, Dua Putra Terbaik Kaki Gunung Lawu

[courtesy:viva.co.id] INILAHCOM, Jakarta - Dahlan Iskan dan Joko Widodo alias Jokowi punya sejumlah kesamaan, selain perbedaan-perbedaan yang sangat tajam. Paling tidak, dua tokoh ini sama-sama lahir dan dibesarkan dikaki Gunung Lawu. Dahlan, Meneg BUMN, lahir dan dibesarkan di Desa Takeran, Magetan atau sebelah timur Gunung Lawu. Jokowi, Gubernur DKI Jakarta, lahir dan dibesarkan di Kampung Sumber, Kota Solo, sebelah barat Gunung Lawu. Dahlan lahir dari lingkungan santri. Jokowi lahir dari lingkungan abangan. Menurut mitos, sampai kurun waktu tertentu, negeri ini masih akan dipimpin oleh tokoh-tokoh yang dilahirkan dan dibesarkan dikaki GunungLawu. Boleh percaya boleh tidak. Begitulah ceritanya. Tapi bagi mereka yang tidak dilahirkan dan dibesarkan dikaki Gunung Lawu, bukan berarti tak berpeluang untuk menjadi Presiden Republik Indonesia. Sebab, mitos dan klenik itu bukan kebenaran imani yang wajib dipercaya. Jadi, boleh ditolak boleh diterima. Kesamaan lain Jokowi dan Dahla...

Mengapa Bukan Label Haram Saja?

Oleh: Nurbowo, Pembina LSM Halal Watch Lembaga Pengkajian Pangan, Obat dan Kosmetik (LPPOM) MUI (Majelis Ulama Indonesia) yang berdiri sejak 6 Januari 1989, mulai menerbitkan sertifikat halal pada 7 April 1994. Dan, sampai tahun 2014 ini LPPOM MUI telah menerbitkan lebih dari 13.000 sertifikat halal. Sistem sertifikasi LPPOM MUI, diakui sebagai yang terbaik di antara lembaga-lembaga sertifikasi di dunia. Para auditor lembaga ini sudah berkeliling ke banyak negara untuk melakukan pemeriksaaan dalam rangka sertifikasi halal. Auditor halal dari negara-negara jiran seperti Malaysia, banyak berguru pada LPPOM MUI. Puncak pengakuan itu adalah terpilihnya Direktur LPPOM MUI, Prof Hj Aisjah Girindra, sebagai presiden pertama World Halal Council (WHC). WHC didirikan di Jakarta pada 1999 bersamaan dengan berlangsungnya The Jakarta International Halal Seminar 1999. Sampai tahun 2014, dewan halal dunia ini beranggotakan puluhan lembaga sertifikasi halal terkemuka dari berbagai negara di l...