Skip to main content

Posts

Aku Alergi? (Papua 2)

Senin siang sampai di Jayapura. Mampir ke BPD Papua setor muka sambil nganter 2 mesin AIX segede anak kebo, salam-salim cengar-cengir; biar dikira ramah. Ritual selamat datang dan ketuk pintu selesai, cabut ke hotel. Istirahat. Jam 5 sore (waktu sini, papua) berangkat lagi ke kantor (BPD). Beres-beres ruangan buat kerja. Nyiapin semuanya. Jam makan malam rombongan diajak sama tuan rumah makan malam di warung tenda di deket ruko. Buset, rombongan 7 orang meja penuh makanan. Padahal kita cuma mesen satu ekor ikan masing-masing. Cuma yang datangnya macem-macem. Entahlah aku bukan pengamat kuliner. Aku makan ikan bubara atau orang juga sebut ikan kue. Seekor! Hik hik hik, kalo di rumah seekor ikan kue yang aku makan bisa buat dikeroyok sama anak-anak. Tapi berhubung saat itu aku bertugas sebagai tamu maka ya aku harus habisin. Cuma yang pasti aku cocok banget sama ikan bakar di Papua ini. Cocok karena ikan bakar di sini ya bener-bener dibakar doang. Bumbu di pisah dalam mangkok-mangkok. Ga...

Papua (Jilid 1)

Dulu namanya Irian Jaya, entah karena apa aku juga gak ngerti sekarang namanya Papua. Tapi apalah arti sebuah nama, begitu kata buyutku; shakespeare. Perjalanan ke Papua bagiku masuk perjalanan yang cukup melelahkan, dan kata temen; latihan umroh. La, total 7 jam. Bukan lama di atas yang bikin keki, naik turunnya itu; hmmm..... sakit ni kuping. Berangkat jam 23:30 dari cengkareng, nyampe Bali sekitar jam 2an waktu setempat. lanjut ke Timika. Ah perjalanan yang menakjubkan ketika melintasi langit Denpasar sampai Timika, terutama ketika menjelang matahari terbit. Allahu Akbar, Subhanalloh, kayaknya aku dah nyampe Saturnus, ha ha ha... Hamparan awan yang luas ditimpa sinar lembayung mentari menjelang fajar, disela awan cumulus yang memberi kesan seakan bukit menjulang. Sungguh suatu pemandangan yang indah. Menengok ke bawah, ada pulau-pulau kecil (aku tak tahu namanya) yang disabuki sabuk biru (pantai pasir putih?), Ah suatu keindahan yang lain. Mendarat di Timika, rehat beberapa menit. P...

Bibit - Rustri Menang

Kalo ada yang nanya sama aku tentang Gubernur baru Jawa Tengah, terutama tentang apa yang bisa diharapkan dari mereka. Maka aku gak bisa gebyah uyah dalam menilai mereka. Terutama dengan kondisi saat ini dimana Bibit-Rustri menang dengan mencengangkan di Jawa Tengah. Terus terang aku tidak terlalu berharap sama kepemimpinan Bibit Waluyo karena sampai saat ini aku gak tahu apa mau dia. Kecuali bahwa dia dia pengin jadi Gubernur entah gubernur manapun yang penting gubermur. Sebut saja, dia gagal nyalon guberner DKI tapi nyalon ke JATENG. Apakah DKI dan JATENG itu sesuatu yang sama? Mungkin iya dimata Bibit Waluyo. Tapi tidak bagi orang JATENG terutama saya. Lo tapi kok bisa menang ya? Kemenangan Bibit sebenarnya ditengarai oleh banyak pihak (minimal saya) adalah faktor Rustriningsih. Lo bukan karena saya orang Kebumen (maksudnya pernah tinggal di wilayah kebumen) dan bukan karena dia senior saya, tapi fakta bahwa orang JATENG barat lebih mengenal Rustriningsih sebagai Bupati Kebumen...

Anakku yang ketiga lahir

Dua hari lalu, Sabtu 19 April 2008, Dhimas Teguh Adi Prasetyo, demikian nama yang telah aku siapkan untuk anakku, lahir. Segala puji bagimu ya Allah yang telah melancarkan proses kelahiran anakku. Pintaku pada Mu hanya satu; jadikanlah dia orang yang dekat dengan Mu.

Ha Na Ca Ra Ka, Huruf Jawa: Riwayatmu Kini

Ha na ca ra ka; hana caraka; ada utusan. Ah kemanakah para utusan itu sekarang? Sesekali aku jalan-jalan ke blog orang-orang dari wilayah-wilayah asia semacem Thailand, Champa (Khmer); ada yang tiba tiba menyeruak dari kedalaman jiwaku. Dari kedalaman jiwa seorang Jawa. Hari ini aku sudah tidak bisa lagi membaca rangkaian kalimat yang tersusun dari huruf-huruf milik kami, orang jawa. Dulu, ketika aku masih duduk di bangku sekolah dasar, pak guru dan ibu guruku begitu rajinnya mengajarkan aku membaca dan menulis huruf jawa. Sampai kemudian aku pun bisa menuliskannya dengan lancar. Membacanya pun aku tidak ada halangan. Bahkan sampai aksara murda sekalipun. Tapi kini aku seperti menjadi orang lain ketika harus membaca tulisan-tulisan itu. Hari ini, ketika aku tidak mampu lagi membaca hurufku. Aku mencoba untuk menelusuri di internet tentang huruf-huruf jawa. Aku dapat salah satunya di http://en.wikipedia.org/wiki/Javanese_script , kemudian dari sini aku mendapatkan http://www.omniglot...

8 Jalur Pemerataan Programmer Biar Tet

Terjemahan dan rangkuman bebas dari "8 Ways For A Programmer To Stay Sane" tulisan yang dimuat di Javaloby.com newsletter tanggal 28 nov 2007. Sebagai programmer memang sering seseorang akan merasa bangga ketika karyanya bisa terwujud dan termanfaatkan artinya lagi menghasilkan. Tetapi, sebagai seorang progarmmer pula orang sering merasa sutris. Apalagi kalo ketemu bermacem-macem permintaan yang kadang-kadang aneh dan gak masuk akal. Dari yang macem gini penghargaan yang tinggi sebagai seorang programmer misih belum cukup buat bisa memberikan keseimbangan mental agar tetep bisa dikategorikan waras. Apalagi cuma sekedar cukup atau bahkan kurang. Nah lo... Jadi untuk menghindari hal-hal buruk yang mungkin bisa menghinggapi seorang programmer perlu tahu hal-hal yang bisa menjadi penyeimbang. Tahu Kapan Harus Keluar (rehat) Programmer adalah jenis manusia yang obsesif, seneng sama yang detil, keukeh dan bakal frustasi kalo gak bisa memecahkan permasalahan (dalam ko...