Skip to main content

Login SSH Lama (Ubuntu 13)

Mas, kenapa sih kalo kita login make SSH linux suka lama?
O, itu... Itu sih karena ada konfigurasi di sshd_config yang kurang kamu perhatiin.
La ya udah saya perhatiin to Mas.  Masa gak diperhatiin.  La wong bikin keki gini.  Langkah pertama, pastinya ya cari penyakitnya.
Kamu pasti make Ubuntu, ya?
Iya, kok tahu?
La yo mesti tahu.  Itu emang kelakukannya Ubuntu. Ada konfigurasi default yang gak tampil di sshd_config.  Coba kamu jalanin ini:
root@compisaya:~#grep UseDNS /etc/ssh/sshd_config
ada nongol gak?
Gak ada, Mas!
Na..., ya itu. Tapi kadang-kadang ada juga hasilnya. Biasanya begini:
root@compisaya:~#grep UseDNS /etc/ssh/sshd_config
#UseDNS yes


Nah kalo dilihat dari kelakuannya, sepertinya kalo yang gak ada yang nongol sudah dianggap default yes. Dan yang nongol dengan nilai yes, meskipun di-comment, tetep ada dianggep yes.

Jadi, gimana penyelesaiannya?

Gini, coba kamu jalankan di server yang bandel untuk yang gak ada yang nongol:
root@compisaya:~#echo "UseDNS no" >> /etc/ssh/sshd_config
root@compisaya:~#service ssh restart
terus kamu login ulang.

Sementara, untuk yang ada yang nongolnya kita rubah nilainya.  Jalankan ini.
root@compisaya:~#sed -i 's/#UseDNS yes/UseDNS no/g' /etc/ssh/sshd_config'
root@compisaya:~#service ssh restart


Ok, Mas, saya coba dulu.....

Popular posts from this blog

Awal Perjalanan

Jalan di dusun Pedhudutan pagi ini masih sangat sepi. Meskipun adzan Shubuh telah berkumandang, dan jama’ah Shubuh telah kembali dari langgar, namun aktifitas penduduk masih belum terlihat bergeliat. Hanya beberapa penduduk yang terlihat telah mendahului pergi ke pasar menjemput pagi. Menjemput rezeki pagi ini. Wadasputih, lintasan pegunungan yang melingkupi dusun Pohkumbang, masih nampak hitam di ujung timur seakan mencanda mentari agar tetap dalam peraduannya meski semburat tangan sinarnya telah menggapai awan yang masih malas-malasan di atas sana. Padepokan Gagak Wulung, pagi ini, terasa sangat sepi. Tidak seperti hari-hari sebelumnya. Tidak ada suara cantrik mengalunkan pesan-pesan ilahi, maupun yang gladen, olah kanuragan. Bahkan dapur-dapur padepokan yang biasanya diisi oleh para simbok, istri-istri cantrik senior maupun para cantrik perempuan, pagi ini sepi. Hanya ada sedikit sisa asap pedhangan bekas menanak nasi tadi, sebelum subuhan. Semua cantrik berkumpul di depan pendo...

Analisis Interaktif Kerentanan PHP

Dasbor Analisis Kerentanan PHP 2025 Analisis Interaktif Kerentanan PHP CVE-2025-1735 (pgsql) & CVE-2025-6491 (SOAP) CVE-2025-1735 CVE-2025-6491 Ringkasan CVE-2025-1735: Ekstensi `pgsql` Kerentanan ini berasal dari penanganan kesalahan yang tidak memadai dalam ekstensi PostgreSQL PHP, yang berpotensi menyebabkan Injeksi SQL dan Penolakan Layanan (DoS). Bagian ini memvisualisasikan data kunci untuk memahami risikonya. Detail Kerentanan ...

Bincang Ringan, Misi Kristen dan Dakwah Islam (I)

Dalam sebuah diskusi dengan santri saya mengajukan pertanyaan, "Bolehkah orang Kristen menyiarkan agamanya ke orang Islam ?" Serentak mereka menjawab "Tidak boleh". Kemudian saya mengajukan pertanyaan susulan, "Rekan-rekan santri senang tidak, kalau ada orang yang masuk Islam karena didakwahi oleh Koh Hany," dan secara serempak juga mereka menjawab "Tentu senang ustadz." Kontan saya timpali, lha kok nggak adil, orang Kristen nggak boleh menyiarkan agama ke umat Islam, sementara umat Islam boleh mendakwahi orang Kristen. Saya jadi ingat kutipan dari Syaikh Ali Mahfuzh, guru besar Ilmu Da'wah wal Irsyad, Anggota Majelis Ulama dan Pembina Ilmu Dakwah pada Universitas Al Azhar dalam bukunya Widji Saksono, Mengislamkan Jawa, terbitan Mizan tahun 1995. "Barangsiapa memperhatikan dengan seksama, tahulah ia bahwa sesungguhnya dakwah kepada Allah itu adalah sendi kehidupan suatu agama, pangkal syi'ar suatu kepercayaan. Syahdan pad...