Skip to main content

Menolak Akses Device Tak Dikenal/Terdaftar (Catalyst 3500XL)

Selamat sore, Mas!
Ya, selamat sore.  Gimana kabarnya? Baik?
Baik, Mas.  Cuma gini, saya sering judeg dalam mengatur akses jaringan di kantor.
Judeg kenapa?
Itu, seringkalli pegawai yang pada bawa laptop pribadi, dengan mudahnya mengkoneksikan laptopnya ke jaringan kantor.  La itu kan bahaya to, Mas!?
La ya bahaya kalo itu.
Trus gimana, Mas, solusinya?
Di kantor make manageable switch gak?
Make, Mas.  Kalo gak salah Cisco Catalyst 3500 XL.
Yang 48 port itu?
Ya, Mas.
Nnngg.... Kamu pernah nyoba port security belum?
Apa itu, Mas?
Ya, port security itu digunakan untuk membatasi input terhadap suatu interface.  Dengan kata lain, bila port security telah kita bikin enable, untuk beberapa mac-address terdaftar, maka hanya mac-address terdaftar itu sajalah yang boleh mengakses.
Na itu, mungkin mas yang saya cari.  Caranya gimana, Mas?
Seperti biasa sampeyan login ke Catalyst sampeyan dengan exec priviledge user.
Pertama, masuk global configuration mode, kemudian sampeyan pilih port mana yang bakal sampeyan bikin secure.  Misal Fa0/21.


C3500XL#configure terminal
C3500XL(config)#interface fa0/21
C3500XL(config-if)#port security max-mac-count 1
C3500XL(config-if)#port security aging time 0
C3500XL(config-if)#end
C3500XL#show mac-address-table interface fa0/21
Non-static Address Table:
Destination Address  Address Type  VLAN  Destination Port
-------------------  ------------  ----  --------------------
0090.f5b4.6cbd       Secure          13  FastEthernet0/21


Perhatikan konfigurasi di atas, 'port security max-mac-count' bernilai 1, berarti hanya ada satu  mac address yang diperbolehkan nyantol ke port fa0/21.  Perhatikan juga 'port security aging time' nya yang bernilai 0.  Ini berarti bahwa tidak ada nilai kadaluwarsa buat mac address yang terdaftar.
Nah sekarang dimana kita mendaftarkan mac-address nya?
Mac-address yang terkoneksi pada device pada saat dilakukkan konfigurasi akan berubah type menjadi Secure Address Type.
Pada konfigurasi di atas juga tidak menentukan action down untuk kondisi violation.  Namun, device yang terkoneksi tidak akan bisa mengakses interface sehingga device dimaksud tidak akan bisa mengakses device apapun yang ada di dalam jaringan.
 Pada bebarap konfigurasi, action down perlu di-implementasikan untuk memastikan bahwa telah terjadi violation terhadap suatu port.  Adapun perintahnya adalah


C3500XL(config-if)#port security action down


Itu saja.
O... gitu.  Ok, Mas.  Kemudian, itu kan aginnya 0, bagaimana kita akan menggantikan suatu mesin yang sudah didaftarkan dengan mesin lain.

Pertama remove hardware address lama dari konfigurasi port security, kemudian tambahkan hw address yang baru.


C3500XL#configure terminal
C3500XL(config)#no mac-address-table secure 1190.f5b4.6abc vlan 13
C3500XL(config)#mac-address-table secure 2290.fb54.6fcd fa0/21
C3500XL(config)#end


Gitu...
O, gitu to mas.  Yo wis... tak cobanya.... Makasih, Ya

Popular posts from this blog

Snort dan Suricata IDPS

Sugeng pagi, Mas! Pagi, gimana kabarnya? Baik, Mas. Gini, Mas! Saya lagi pusing ngurusin jaringan di kantor. Pusing kenapa? Itu lo, Mas, virus tau-tau nongol tanpa permisi.  Bikin jaringan jadi lemot. Yang lebih repotnnya lagi, kita gak tau dari sebelah mana penyebarannya. Lah, gitu aja kok pusing.  Kamu punya alat monitoring macem IDS gak? Apa itu IDS, Mas? IDS itu, singkatan coro londo Intrussion Detection System.  Maksudnya sistem buat mendeteksi aktifitas penyusupan. La, itu kan bukan antivirus, Mas! Lagian mana ada sih yang nyusup di kantor saya.  Apalagi kantor banyakan mainnya di jaringan private. La ini, yang salah! Jangan beranggapan bahwa setiap penyusupan itu datangnya dari luar. Ancaman kebocoran itu paling besar justeru datangnya dari dalam. Dan satu hal lagi penyusupan tidak harus terjadi dalam satu saat.  Seperti proses penyusupan yang dilakukan dengan menggunakan kuda trojan.  Para penyusup justeru anteng dulu di dalam kuda trojan....

Null Allowed dan PK di Sybase ASE

Ha ha ha ha... Setelah nginep (eh nginep nggak dong la wong gak tidur) semaleman buat migrasi data, aku dapet PR baru. Menyempurnakan tool yang aku bikin. Ya harus disempurnakan la wong jalannya masih geyal-geyol. Hi hi hi hi. Hari ini, aku mencoba untuk membuat satu routine buat mengekstrak DDL bukan lewat tool yang dah ada dari Sybase, tapi murni bikinanku sendiri. Setelah tengok sana tengok sini make matanya Oom Google, akhirnya bisa terbentuk juga query dasar buat ekstrak DDL. Tapi masalah kemudian adalah menentukan suatu kolom masuk ke PK dan kemudian apakah suatu kolom itu nullallowed. Ternyata kunci untuk masuk ke PK ada di system table yang namanya 'sysindexes' dan untuk null allowed karena mengacu ke kolom ada di syscolumns. Check ini ada di kolom status dari syscolumns. Kondisi untuk check adalah 'status & 8' jika menhasilkan lebih besar dari 0 maka dia null allowed jika sama dengan 0 maka dia not null. Kemudian untuk masuk ke pk atau tidak checknya ...

Bincang Ringan, Misi Kristen dan Dakwah Islam (I)

Dalam sebuah diskusi dengan santri saya mengajukan pertanyaan, "Bolehkah orang Kristen menyiarkan agamanya ke orang Islam ?" Serentak mereka menjawab "Tidak boleh". Kemudian saya mengajukan pertanyaan susulan, "Rekan-rekan santri senang tidak, kalau ada orang yang masuk Islam karena didakwahi oleh Koh Hany," dan secara serempak juga mereka menjawab "Tentu senang ustadz." Kontan saya timpali, lha kok nggak adil, orang Kristen nggak boleh menyiarkan agama ke umat Islam, sementara umat Islam boleh mendakwahi orang Kristen. Saya jadi ingat kutipan dari Syaikh Ali Mahfuzh, guru besar Ilmu Da'wah wal Irsyad, Anggota Majelis Ulama dan Pembina Ilmu Dakwah pada Universitas Al Azhar dalam bukunya Widji Saksono, Mengislamkan Jawa, terbitan Mizan tahun 1995. "Barangsiapa memperhatikan dengan seksama, tahulah ia bahwa sesungguhnya dakwah kepada Allah itu adalah sendi kehidupan suatu agama, pangkal syi'ar suatu kepercayaan. Syahdan pad...