Skip to main content

Tentang Ultraman; Pahlawan Jepang Yang Mendunia, Salah Satu Teman Masa Kecil

Google Doodle Ultraman
Pagi ini, ada kejutan yang bikin saya tersenyum. Google Doodle, hari ini temanya adalah ulang tahun Eiji Tsuburaya sang pereka tokoh Ultraman atau dalam lidah Jepang disebut Urotoraman, tayang pertama pada 7 Juli 1966 di TBS (Tokyo Broadcasting System). 

Urotoraman atau Ultraman adalah Tokusatsu atau SciFi, seorang pahlawan super yang berukuran rasaksa. Bila beberapa halaman wiki mengatakan bahwa ide pahlawan super berukuran raksasa adalah ide aseli Tsuburaya, bagi saya itu bukan aseli. Mungkin di Jepun sono, ide aseli. Namun di Indonesia raya nan kaya dan tercinta ini, itu bukan ide aseli.  Banyak tokoh pewayangan kita seperti Yudistira, Puntadewa, bahkan yang paing fenomenal adalah Prabu Kreshna yang mampu melakukan tiwikrama, alias berubah menjadi raksasa.  Meskipun itu terjadi ketika yang melakukan sedang murka.  Jadi Ultraman adalah bentuk Tiwikrama dari pahlawan Jepang. 

Meskipun begitu dan di luar semua itu, karakter Urotoraman sendiri memang aseli Jepang dan rekaan tokohnya pun aseli Jepang. Sebenarnya, yang mendukung keaselian Urotoraman, bukanlah pada ukuran karakternya, namun pada kostumnya.  Jika pada masa itu, pahlawan super produk bule lagi demen make baju ketat dengan celana yang rata-rata kebalik, Urotoraman tampil bak robot dengan mata faset serangga, serta tanduk helmet macem tentara romawi. Sesuatu yang menginspirasi lahirnya PowerRangers, mungkin.

Sebenarnya Ultraman adalah sosok yang berasal dari Nebula M78 (berapa kali lipat M16, he he he.. ada inspirasi Ian Flemming gak ya?) yang dalam keseharian menjadi dosen pada Space University dan juga menjadi anggota Space Garrison. Ayahnya adalah ketua Space Security, sementara ibunya adalah guru di sekolah Ultra.  Kedatangan mereka pada awalnya adalah untuk memburu monster Bemular. Dari sinilah kemudian Ultraman menjadi penduduk bumi. Diceritakan, pada saat memburu monster tersebut, pesawat Ultraman bertabrakan dengan pesawat patroli angkasa SSIT. Dalam kecelakaan itu, sang pilot SSIT, Hayata nyaris mati terbunuh.  Dan untuk menebus perasaan bersalahnya, kemudian Ultraman memilih untuk menetap di bumi dengan menyatu dalam tubuh Hayata.  Dan, jadilah Hayata pahlawan super Ultraman. sampai saat ini. Meskipun bukan pahlawan bumi sesungguhnya, namun, Ultraman adalah pahlawan yang menemani masa kanak-kanak kebanyakan orang.  Bukan hanya di Jepang, di Indonesia juga banyak yang maa kecilnya ditemani oleh Ultraman.  Termasuk saya.

Popular posts from this blog

Awal Perjalanan

Jalan di dusun Pedhudutan pagi ini masih sangat sepi. Meskipun adzan Shubuh telah berkumandang, dan jama’ah Shubuh telah kembali dari langgar, namun aktifitas penduduk masih belum terlihat bergeliat. Hanya beberapa penduduk yang terlihat telah mendahului pergi ke pasar menjemput pagi. Menjemput rezeki pagi ini. Wadasputih, lintasan pegunungan yang melingkupi dusun Pohkumbang, masih nampak hitam di ujung timur seakan mencanda mentari agar tetap dalam peraduannya meski semburat tangan sinarnya telah menggapai awan yang masih malas-malasan di atas sana. Padepokan Gagak Wulung, pagi ini, terasa sangat sepi. Tidak seperti hari-hari sebelumnya. Tidak ada suara cantrik mengalunkan pesan-pesan ilahi, maupun yang gladen, olah kanuragan. Bahkan dapur-dapur padepokan yang biasanya diisi oleh para simbok, istri-istri cantrik senior maupun para cantrik perempuan, pagi ini sepi. Hanya ada sedikit sisa asap pedhangan bekas menanak nasi tadi, sebelum subuhan. Semua cantrik berkumpul di depan pendo...

Analisis Interaktif Kerentanan PHP

Dasbor Analisis Kerentanan PHP 2025 Analisis Interaktif Kerentanan PHP CVE-2025-1735 (pgsql) & CVE-2025-6491 (SOAP) CVE-2025-1735 CVE-2025-6491 Ringkasan CVE-2025-1735: Ekstensi `pgsql` Kerentanan ini berasal dari penanganan kesalahan yang tidak memadai dalam ekstensi PostgreSQL PHP, yang berpotensi menyebabkan Injeksi SQL dan Penolakan Layanan (DoS). Bagian ini memvisualisasikan data kunci untuk memahami risikonya. Detail Kerentanan ...

Bincang Ringan, Misi Kristen dan Dakwah Islam (I)

Dalam sebuah diskusi dengan santri saya mengajukan pertanyaan, "Bolehkah orang Kristen menyiarkan agamanya ke orang Islam ?" Serentak mereka menjawab "Tidak boleh". Kemudian saya mengajukan pertanyaan susulan, "Rekan-rekan santri senang tidak, kalau ada orang yang masuk Islam karena didakwahi oleh Koh Hany," dan secara serempak juga mereka menjawab "Tentu senang ustadz." Kontan saya timpali, lha kok nggak adil, orang Kristen nggak boleh menyiarkan agama ke umat Islam, sementara umat Islam boleh mendakwahi orang Kristen. Saya jadi ingat kutipan dari Syaikh Ali Mahfuzh, guru besar Ilmu Da'wah wal Irsyad, Anggota Majelis Ulama dan Pembina Ilmu Dakwah pada Universitas Al Azhar dalam bukunya Widji Saksono, Mengislamkan Jawa, terbitan Mizan tahun 1995. "Barangsiapa memperhatikan dengan seksama, tahulah ia bahwa sesungguhnya dakwah kepada Allah itu adalah sendi kehidupan suatu agama, pangkal syi'ar suatu kepercayaan. Syahdan pad...